Hindari Penggunaan Anchor Text Berikut Dalam Pembuatan Link

Ada beberapa anchor text yang sebaiknya dihindari ketika membuat link tautan di dalam artikel. Bahkan anchor text tersebut sampai ditandai oleh tool Lighthouse sebagai kesalahan yang harus diperbaiki.

Hindari Penggunaan Anchor Text Berikut Dalam Pembuatan Link

Saking pentingnya pembuatan anchor text yang benar untuk sebuah link, tool Lighthouse sampai menandai beberapa anchor text sebagai kesalahan yang harus diperbaiki. Saat ini masih terbatas beberapa kata dan dalam beberapa bahasa, namun kemungkinannya akan terus ditambah sesuai bahasa di dunia.

Anchor text yang ditandai tersebut di antaranya:

  • click here
  • click this
  • go
  • here
  • this
  • start
  • right here
  • more
  • learn more

Dan tentu saja untuk penulisan artikel bahasa Indonesia sebaiknya hindari penggunaan anchor text yang memiliki persamaan dengan anchor text tersebut dan sejenisnya.

Anchor text atau teks tautan adalah teks yang ada di dalam tautan yang berguna untuk memberi tahu pengguna dan mesin pencari seperti Google sesuatu tentang halaman yang ditautkan.

Link yang dibuat ada 2 jenis yaitu link internal yang mengarah ke halaman lain di situs Anda dan atau link eksternal yang mengarah ke konten di situs lain.

Dalam hal ini masih banyak Blogger yang salah kaprah dalam membuat link internal. Masih banyak yang membuat internal link dengan menggunakan URL dari halaman itu sendiri dengan keyword sebagai anchor text dan diulang-ulang. Padahal sebaiknya gunakan URL dari halaman lainnya yang berhubungan dengan konten yang dibuat.

Balik lagi ke anchor text, dalam hal ini jika semakin baik anchor text yang dibuat maka semakin mudah bagi pengguna dan bagi Google untuk menavigasi dan untuk memahami tentang halaman apa yang Anda tautkan.

Sebagai contoh, hindari pembuatan link seperti berikut:


<p>Untuk melihat perlengkapan youtube saya, silahkan <a href="#">klik di sini</a>.</p>

Namun sebaiknya buat seperti ini:


<p>Berikut adalah <a href="#" title="perlengkapan youtube">perlengkapan youtube</a> yang saya gunakan.</p>

Dan jangan lupa gunakan juga title tag agar semakin mudah dimengerti oleh mesin pencari seperti Google.

Dan seperti yang sudah saya bahas pada postingan sebelumnya, jika anchor text diganti gambar atau ikon maka sebaiknya tambahkan tag aria-label.

Jadi secara umum, teks pada tautan harus dengan jelas menunjukkan kepada pengguna jenis konten apa yang akan mereka dapatkan jika mereka mengklik tautan tersebut.

Dan pastikan link berbeda dengan teks biasa, permudah pengguna untuk membedakan antara teks biasa dan teks link. Konten Anda menjadi kurang bermanfaat jika pengguna melewatkan link atau tidak mengenali link atau mungkin mengkliknya secara tidak sengaja karena link tersamarkan oleh teks biasa.

Dan yang tidak kalah penting, gunakan tag rel noopener untuk link eksternal agar link tersebut tidak menghambat kinerja blog kita.

Untuk postingan peggunaan anchor text yang benar ini, saya juga sudah membuatkan sebuah video agar menjadi lebih jelas. Silahkan tonton videonya berikut ini.

Demikianlah postingan tentang pembuatan link dengan anchor text ini, mudah-mudahan bisa dimengerti dan bermanfaat.